Jual Foredi Gels di Pulau Pramuka

Meski sudah banyak beredar informasi untuk edukasi seks dan reproduksi namun bisa dibilang masih saja ada orang yang salah mengartikan istilah pada kesehatan reproduksi. kebanyakan pria dan wanita biasanya salah dalam membedakan disfungsi ereksi dan impotensi.

Kebanyakan pria dan wanita yang justru malah menyamakan kedua penyakit yang sebenarnya amat berbeda sekali. Masalah ini memang tidak salah karena edukasi seks yang kurang namun hal tersebut juga tidak semuanya tepat karena sebenarnya mereka dapat mencari informasi ini di internet.

Dokter Boyke berkata kalau perbedaan kedua penyakit ini justru sangat bertentangan jauh. Impotensi yang terkadang sudah sering didengar oleh kebanyakan orang adalah keadaan kesehatan dari kinerja reproduksi pria secara luas. Impotensi dalam dunia medis yaitu kemampuan seorang pria yang sebenarnya ia mampu untuk berereksi dan tentunya berejakulasi namun sayangnya pria itu memiliki tingkat kesuburan yang rendah sehingga persentase kehamilan yang didapat sangat sedikit.

Impotensi tidak ada hubungannya dengan disfungsi ereksi. justru impotensi adalah pria yang sebenarnya bisa ereksi, hanya saja hasil dari ereksi dan ejakulasinya kurang “joss” atau kurang subur.

cara-mengatasi-disfungsi-ereksi

Beda halnya dengan disfungsi ereksi, sudah terlihat dari istilah tersebut bahwa disfungsi yang berarti adalah gangguan fungsi dari ereksi pria itu sendiri. Dalam istilah sedeharanannya adalah pria tersebut mengalami gangguan tidak bisa ereksi atau gagal ereksi. Nah gangguan ini juga sebetulnya tidak ada hubungannya dengan ejakulasi dini, karena ejakulasi dini bisa terjadi apabila mr P sudah berereksi.

Disfungsi ereksi berarti pria tersebut telah kehilangan atau tidak bisa mempertahankan ereksinya, dalam artian penis tersebut tidak mampu bereaksi dengan apapun. Bukan berarti penis tersebut juga ‘loyo’ namun lebih kepada penis tersebut tidak bisa untuk bereksi

Analogi sederhananya ialah impoten adalah sebuah bola besar dengan berbagai macam butir-butir air di dalam bola tersebut. Nah disfungsi ereksi adalah salah satu buih-buih air tersebut, Meskipun memang kedua penyakit ini mesti membutuhkan pertolongan dokter untuk kesembuhannya.

 

Lalu apa perbedaan Disfungsi Ereksi, Impotensi dan Ejakulasi Dini ?

Berikut kami akan menginfokan beberapa poin utama tentang perbedaan dari ketiga hal diatas. Hal ini wajib diketahui bagi anda agar nantinya anda bisa terhindar dari rumor-rumor atau kabar yang tidak benar mengenai hal tersebut.

 

Disfungsi Ereksi

  1. Pria yang mengidap Disfungsi Ereksi masih mampu berereksi dengan wajar, namun tidak bisa mempertahankannya dan ereksi hilang di tengah-tengah berhubungan intim tanpa mencapai klimaks.
  2. Pada beberapa kasus, pria yang mengidap Disfungsi Ereksi akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk berereksi. Bahkan setelah melakukan pemanasan sebelum berhubungan (Foreplay) penderita masih perlu beberapa menit untuk online.
  3. Rata-rata pria yang menderita Disfungsi Ereksi tidak bisa kembali meneruskan aktifitas seksualnya setelah ereksinya gagal tanpa mencapai klimaks atau setelah mengalami ejakulasi. Yang dimaksud setelah berejakulasi ialah penderita akan susah kembali online untuk beberapa jam setelahnya.
  4. Pria yang mengidap Disfungsi Ereksi organ vitalnya kurang ‘keras’ ketika sedang berereksi. Atau bisa juga disebut ereksi kurang maksimal. Tentunya ini akan berdampak buruk bagi kepuasaan kedua pihak.

Impotensi

  1. Seperti yang dikatakan Dr.Boyke Dian Nugraha, pria yang menderita Impotensi yaitu yang memiliki sperma kurang subur.
  2. Sekilas pengidap Impotensi tampak biasa-biasa saja. Bahkan beberapa riset menunjukkan pasangan dari pria penderita Impotensi tidak tahu jika pasangannya menderita impotensi. Malahan ada yang menuturkan kalau dalam berhubungan intim pasangannya benar-benar sangat ‘Ganas’ dan wanita merasa puas serta mencapai klimaks tapi hingga beberapa tahun masih belum menunjukkan tanda-tanda akan memiliki momongan.
  3. Impotensi ialah istilah medis dari Kemandulan, dan kedua hal ini adalah SAMA. Yang berbeda yaitu Impotensi adalah penyakit yang diderita dan apabila sesegera mungkin dilakukan bantuan medis, Impotensi masih bisa teratasi, sedangkan Kemandulan adalah vonis yang ditujukan kepada pria yang sudah tidak tertolong atau karena tidak segera dilakukan penanganan terhadap Impotensi yang dimilikinya.

Baca Juga : Foredi Gels

Ejakulasi Dini

  1. Wanita membutuhkan waktu 15 menit untuk menuju fase klimaksnya, sedangkan pria perlu sekitar 5-7 menit. Pria bisa disebut ejakulasi dini jika telah berejakulasi dalam waktu dibawah 2 menit.
  2. Berbeda dengan Impotensi namun sama dengan Disfungsi Ereksi. Ejakulasi Dini akan mengakibatkan hubungan anda kurang harmonis. Anda dipaksa untuk berhenti karena sudah berejakulasi sama seperti Disfungsi Ereksi yang memaksa anda untuk berhenti karena sudah ‘loyo’ tidak bisa ereksi.
  3. Pria yang Ejakulasi Dini tidak selalu mengidap Impotensi dan Disfungsi Ereksi. Dalam beberapa kasus, pria yang mengidap Ejakulasi Dini mempunyai Sperma yang subur dan bisa punya anak dengan mudahnya. Dan beberapa riset menyebutkan kalau pria pengidap Ejakulasi Dini memiliki ereksi yang memuaskan.

cara-mengatasi-ejakulasi-dini

Demikianlah beberapa informasi kami tentang perbedaan 3 masalah seksual yang sering dialami oleh para pria. Semoga kedepannya anda tidak salah kaprah dalam mengartikan 3 hal diatas atau bahkan tertipu oleh rumor dan kabar angin yang sama sekali tidak benar. Semoga bermanfaat, Salam Sehat !!!

 

Puaskan Istri Anda Dengan - Pro LQ Kapsul - Rp.  170.000,-

Cara pemesanan Obat Herbal Indonesia Herbal

Dapatkan Pro LQ Kapsul yang Asli hanya di ForediGelShop.com

Kunjungi Toko Online Kami di www.TokoWening.com - ObatHerbalIndonesia.com

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Pro LQ Kapsul hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

PERHATIAN ! : ForediGelShop.com buka hari Senin – Sabtu Pukul 08:00 WIB – 17:00 WIB, hari Minggu dan Hari Raya / Hari Besar LIBUR. Tutup order dilakukan jam 15:00 WIB (jam 3 siang), jika Anda mentransfer diatas jam 3 siang maka barang akan dikirim esok harinya.

Rekomendasikan produk ini melalui Media Sosialmu
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!